close
WhatsApp Image 2020-06-06 at 11.40.45

2020 adalah tahun yang cukup berat bagi kita semua, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang ditetapkan Pemerintah mewajibkan kita semua untuk tetap berada di rumah dan dilarang membuat kerumunan. Kebijakan tersebut tak lain ditujukan agar dapat menurunkan pertumbuhan Covid-19 yang mulai merebak pada awal Maret 2020. Namun walaup PSBB sudah diberlakukan, hingga awal Ramadhan masih belum menunjukan tanda-tanda curva penyebaran Covid-19 ini akan melandai/menurun. Karena hal ini lah, di awal bulan Ramadhan pak Lurah KampoengSmuda menetapkan bahwa KlumpukanKampoeng 2020 dipending hingga akhir tahun, dengan catatan pada saat itu kondisi di masyarakat sudah kembali normal.

Namun ternyata tingginya animo warga KampoengSmuda yang kangen ngumpul karena tidak bisa mudik (bukan “Pulang Kampoeng”) memunculkan ide agar KlumpukanKampoeng 2020 dilaksanakan secara virtual. Ide yang akhirnya sampai di panitia langsung dieksekusi dalam waktu 2 minggu. Panitia yang digawangi kakak-kakak dari Angkatan 20 dan dibantu Angkatan 23 menetapkan KlumpukanKampoeng 2020 atau bisa disebut juga KlumpukanVirtual 2020 dilaksanakan pada hari sabtu, 6 Juni 2020 pukul 19.30.

KlumpukanKampoeng 2020 (Virtual) ini mengusung tagline “Tansah Mlumpuk Sanajan Pagebluk”, yang artinya “Tetap Berkumpul Meskipun (dalam kondisi) Wabah”, dan tentu saja kata mlumpuk (berkumpul) di sini bukan bermaksud melanggar peraturan PSBB, melainkan berkumpul di dunia maya melalui teleconference atau video call.

KlumpukanKampoeng 2020 (Virtual) diikuti sekitar 45 peserta yang tersebar dari seluruh Indonesia dan juga luar negeri. Acara Klumpukan kali ini dipandu oleh MC kondang KampoengSmuda, kak Abi (Angkatan 22) bersama kak Syolichah (Angkatan 23). Sedikit berbeda dengan Klumpukan biasanya Klumpukan kali ini menyisipkan acara talkshow tentang Covid-19 dan New Normal dengan narasumber dr. Agus Saifudin (Angkatan 16) sebagai praktisi Medis dan kak Dodi K. Wibowo (Angkatan 7) sebagai praktisi sosial. Dimulai pada 20.00, acara akhirnya selesai pada pukul 23.00. Dan tentu saja dengan waktu kurang lebih 3 jam tidak hanya membahas tentang Covid-19, tapi juga ada game, pembagian doorprize, sharing and hearing, dan bincang-bincang ringan untuk sekadar menanyakan kabar.

Seperti halnya Klumpukan biasanya, tidak afdal rasanya bila Klumpukan tanpa doorprize, untuk itu sebelum acara dilaksanakan panitia sudah dengan giat mengajak seluruh warga untuk terlibat penggalangan doorprize agar acara bisa lebih meriah. Meskipun acara berlangsung secara virtual total dooprize kali ini lumayan banyak hingga mencapai 2 juta rupiah. Jika tahun lalu ada Cicin Couple untuk lamaran sebagai hadiah utamanya, tahun ini hadiah utama berupa sebuah Hard Disk sebesar 500 gigabyte.

Klumpukan tahun ini memang berbeda dengan biasanya, tapi banyak hikmah yang bisa kita ambil. Dan tentu saja kita semua berharap agar Pandemi ini segera berakhir agar kita bisa berkumpul langsung dengan keluarga dan teman-teman, karena pertemuan di dunia nyata faktnya lebih gayeng dibandingkan di dunia maya. (AGA)

Tags : klumpukankampoengKlumpukanKampoeng2020KlumpukanVirtual2020
Humas KampoengSmuda

The author Humas KampoengSmuda

Humas KampoengSmuda Kabinet Tunggal Roso, KampoengSmuda periode 2018-2020. Lembaga KampoengSmuda bergerak di bidang Pendidikan, Sosial, dan Usaha dengan nomor kelembagaan : 60/LMB/2014/PN.Ngawi

Leave a Response

thirteen − twelve =